Category Archive Uncategorized

PAKEJ UMRAH 1440H

Assalamualaikum
sempena visa umrah dibuka kami pihak umh travel ingin menawarkan pakej umrah ekonomi dan sederhana. Sekiranya mempunyai apa-apa pertanyaan sila hubungi kami :-
OFFICE : 03-40224444
HOTLINE : 013-4433606
HJ MOKHTAR : 013-3887576
IKA : 016-8059285
INA : 011-23343320
EPUL : 014-2280194

PAKEJ UMRAH 2018

Assalamualaikum, sempena visa umrah telah dibuka, pihak umh travel telah menawarkan pakej umrah pada CUTI SEKOLAH .. sekiranya berminat boleh hubungi kami

 HUBUNGI:
HAJI MOKHTAR    : 013-3887576
SYAFIQAH               : 016-8059285
RASINAH              : 011-23343320
OFFICE                     : 03 4022 4444
HOTLINE                 :013 443 3606

PAKEJ UMRAH CUTI SEKOLAH DISEMBER 2018

Assalamualaikum

semoga dimurahkan rezeki dah dilimpahkan kurnia.
INSYA ALLAH..
Disini pihak UMH TRAVEL menawarkan perkhidmatan umrah bulan DISEMBER 2018. Sekiranya pihak puan dan tuan masih tercari cari pakej umrah boleh hubungi kami di talian
Office : 03 4022 4444
Hj Mokhtar : 013 388 7576
Cik Syafiqah : 016 805 9285

 

DOKUMEN LETTER OF CONSENT

Dibawah merupakan dokumen LOC yang boleh di muat turunkan.

LETTER OF CONSENT

PAKEJ UMRAH 2018

Kami di UMH Travel & Services Sdn Bhd menyediakan pelbagai tawaran menarik pakej-pakej umrah Musim sekolah tahun 2018. Sebarang pertanyaan lanjut. boleh hubungi pihak kami di 013-3887576 (Haji Mokhtar), dan  016 -8059285 (Syafiqah). Terima Kasih =)

PAKEJ MUSIM CUTI SEKOLAH

 

Kami di UMH Travel & Services Sdn Bhd menyediakan pelbagai tawaran menarik pakej-pakej umrah Musim sekolah tahun 2018. Sebarang pertanyaan lanjut. boleh hubungi pihak kami di 013-3887576 (Haji Mokhtar), dan  016 -8059285 (Syafiqah). Terima Kasih =)

PAKEJ UMRAH RAMADHAN DAN HUJUNG TAHUN 2018

PAKEJ UMRAH RAMADHAN  2018

 

Kami di UMH Travel & Services Sdn Bhd menyediakan pelbagai tawaran menarik pakej-pakej umrah Ramadhan dan hujung tahun 2018. Sebarang pertanyaan lanjut. boleh hubungi pihak kami di 013-3887576 (Haji Mokhtar), dan  016 -8059285 (Syafiqah). Terima Kasih =)

Waktu-Waktu Do’a Mustajab & Tempat-Tempat Berdoa yang Istijabah (Maqbul)

Waktu-Waktu Do’a Mustajab

 

Allah memberikan masing-masing waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berdeda-beda, diantaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang menyia-nyiakan kesempa- tan baik tersebut. Mereka mengira bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda. Bagi setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapat kan kesuk-sesan, keberuntungan, kemenangan dan keselamatan.

Adapun waktu-waktu mustajabah tersebut antara lain.

1. Sepertiga Akhir Malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barang siapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan meng-ampuninya.

[Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150]

 

2. Tatkala Berbuka Puasa Bagi Orang Yang Berpuasa

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pafa saat berbuka ada doa yang tidak ditolak.

[Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da’watuhu 1/321 No. 1775 Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi dalam Misbahuz Zujaj 2/17].

 

3. Setiap Selepas Shalat Fardhu

Dari Abu Umamah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, beliau menjawab.

Di pertengahan malam yang akhir dan setiap selesai shalat fardhu.

[Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’awaat 13/30. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi 3/167-168 No. 2782].

 

4. Pada Saat Perang Berkecamuk

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak ; doa pada saat adzan dan doa tatkala perang berke-camuk.

[Sunan Abu Daud, kitab Jihad 3/21 No. 2540. Sunan Baihaqi, bab Shalat Istisqa’ 3/360. Hakim dalam Mustadrak 1/189. Dishahihkan Imam Nawawi dalam Al-Adzkaar hal. 341. Dan Al-Albani dalam Ta’liq Alal Misykat 1/212 No. 672].

 

5. Sesaat Pada Hari Jum’at

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Abul Qasim Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Sesungguhnya pada hari Jum’at ada satu saat yang tidak bertepatan seorang hamba muslim shalat dan memo hon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan padanya, beliau berisyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut.

[Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat 7/166. Shahih Muslim, kitab Jumuh 3/5-6]

Waktu yang sesaat itu tidak bisa diketahui secara persis dan masing-masing riwayat menyebutkan waktu tersebut secara berbeda-beda, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 11/203. Dan kemungkinan besar waktu tersebut berada pada saat imam atau khatib naik mimbar hingga selesai shalat Jum’at atau hingga selesai waktu shalat ashar bagi orang yang menunggu shalat maghrib.

 

6. Pada Waktu Bangun Tidur Pada Malam Hari Bagi Orang Yang Sebelum Tidur Dalam Keadaan Suci dan Berdzikir Kepada Allah

Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon se-suatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya.

[Sunan Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595]

Terbangun tanpa sengaja pada malam hari.[An-Nihayah fi Gharibil Hadits 1/190] Yang dimaksud dengan ta’ara minal lail terbangun dari tidur pada malam hari.

 

7. Doa Diantara Adzan dan Iqamah

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah.

[Sunan Abu Daud, kitab Shalat 1/144 No. 521. Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’waat 13/87. Sunan Al-Baihaqi, kitab Shalat 1/410. Dishahihkan oleh Al-Albani, kitab Tamamul Minnah hal. 139]

 

8. Doa Pada Waktu Sujud Dalam Shalat

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabul kan.

[Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur’an fi Ruku’ wa Sujud 2/48]

Yang dimaksud adalah sangat tepat dan layak untuk dikabulkan doa kamu.

 

9. Pada Saat Sedang Kehujanan

Dari Sahl bin a’ad Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan.

[Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3078].

 

Imam An-Nawawi berkata bahwa penyebab doa pada waktu kehujanan tidak ditolak atau jarang ditolak dikarenakan pada saat itu sedang turun rahmat khususnya curahan hujan pertama di awal musim. [Fathul Qadir 3/340].

 

10. Pada Saat Ajal Tiba

Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau memejamkannya kemudian bersabda.

Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya’. Semua keluarga histeris. Beliau bersabda : ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat meng- amin-i apa yang kamu ucapkan.

[Shahih Muslim, kitab Janaiz 3/38]

 

11. Pada Malam Lailatul Qadar

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.

[Al-Qadr : 3-5]

Imam As-Syaukani berkata bahwa kemuliaan Lailatul Qadar mengharuskan doa setiap orang pasti dikabulkan. [Tuhfatud Dzakirin hal. 56]

 

12. Doa Pada Hari Arafah

Dari ‘Amr bin Syu’aib Radhiyallahu ‘anhu dari bapaknya dari kakeknya bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Sebaik-baik doa adalah pada hari Arafah.

[Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’waat 13/83. Dihasankan oleh Al-Albani dalam Ta’liq alal Misykat 2/797 No. 2598]

 

Disalin dari buku Jahalatun nas fid du’a, edisi Indonesia Kesalahan Dalam Berdoa, oleh Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih, hal 181 – 189, terbitan Darul Haq, penerjemah Zainal Abidin Lc

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

Diriwayatkan dari Al Hasan bahwasannya tempat-tempat berdoa yang Istijabah (Maqbul) di Mekkah ada 15 tempat.

 

1. Di sekitar tempat Tawaf

2. Di Multazam

3. Di bawah Pancuran/Talang Emas/Hijir Ismail

4. Di dalam Ka’bah

5. Di sekitar sumur Zam Zam

6. Di Sofa

7. Di Marwah

8. Di sepanjang jalur Sa’i

9. Di belakang Makam Ibrahim

10. Di Arafah

11. Di Muzdalifah

12. Di Mina

13. Di sekitar Jumrah Ula

14. Di sekitar Jumrah Wusta

15. Di Sekitar Jumrah Aqobah

 

Diriwayatkan pula selain Al Hasan bahwasannya berdoa yang mustajab yaitu :

16. Di sekitar Hajar Aswad

17. Di sekitar dinding Ka’bah

 

Tempat-tempat yang Mustajab di Madinah yaitu :

1. Di Raudah

2. Di Masjid Quba

 

referencess : https://www.facebook.com/notes/always-love-allah/waktu-waktu-doa-mustajab-tempat-tempat-berdoa-yang-istijabah-maqbul/228615687165696/

Keistimewaan kota Mekah dan Madinah

 

PERNAH TAK KITA TERFIKIR UNTUK MENGUNJUNGINYA SEDANGKAN TERDAPAT PELABGAI KELEBIHAN YANG TIDAK PERNAH KITA TAHU.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM,

Seperti yang kita sedia maklum , MEKAH dan Madinah adalah dua kota suci dalam Islam. Di dalam al-Quran dan hadis, dua kota itu sering disebut juga dengan Tanah Haram (Al-Balad Al-Haram). Kata haram bererti larangan atau tegahan.

Sebagai kawasan yang dimuliakan, tidak menghairankan jika Tanah Haram memiliki peraturan bagi orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Salah satu peraturan yang ditetapkan oleh Allah SWT adalah larangan bagi golongan bukan Islam memasuki Masjidilharam. Ia terkandung dalam firman Allah SWT dalam surah At-Taubah ayat 28 bermaksud:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu bimbang menjadi miskin, maka Allah akan memberikan kekayaan kepadamu dari kurnia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Berikut dipaparkan antara keistimewaan kedua-dua kota suci tersebut:

KOTA MEKAH

TERDAPAT satu ruangan tanah di planet bumi yang diistimewakan Allah. Ia adalah sebidang tanah seluas lebih kurang 540 kilometer persegi. Inilah tanah tempat Allah pertama kali meletakkan bangunan rumah-Nya di bumi, yakni Kaabah. Itulah juga sebagai tempat tumpuan kiblat manusia sejagat.

Mekah di dalam al-Quran disebut berkali-kali dengan terminologi berbeza. Ini menunjukkan betapa kelebihan Mekah sangat banyak dibanding kota-kota lain di dunia ini.

Selain Mekah, di dalam al-Quran Allah menyebut kota suci ini sebagai Bakkah (lembah air mata), Ummul Qura (perkampungan tua), al-Balad (negeri), al-Balad al-Amin (negeri yang aman), al-Baddah (negeri), Haram Amin (tanah suci yang aman), Wad Ghairu Dzi Zar’in (lembah yang gersang) Ma’ad (tempat kembali), Qaryah (negeri/kampung), al-Masjid al-Haram dan lain-lain.

Dalam buku Sejarah Mekah Dulu dan Kini, tulisan Dr.Muhammad Abdul Gani, Maktab Al-Malik Fahd, edisi kedua, Madinah 2003, disebutkan, beberapa kelebihan Mekah iaitu :

* Tempat dibangunnya rumah Allah (Baitullah) pertama kali.

* Kota kelahiran Rasulullah SAW sebagai nabi akhir zaman.

* Tempat pertemuan Adam dan Hawa yang mana setelah dikeluarkan dari syurga, mereka berdua hidup mengembara selama 200 tahun sehingga Allah mempertemukan mereka kembali di Jabal Rahmah, Arafah.

* Tempat beribadah para hamba-Nya serta adanya kewajipan atas mereka untuk mengunjunginya mengerjakan haji.

* Tempat yang tidak boleh seorangpun masuk ke dalamnya kecuali dengan kerendahan hati, khusyuk dan meninggalkan segala bentuk pakaian dan perhiasan dunia.

* Tempat yang dijadikan Allah sebagai tanah suci yang aman, yang tidak boleh ada pertumpahan darah di sana.

* Tempat yang dimaksudkan untuk menghapus dosa-dosa masa lalu.

* Tempat yang Allah mensyariatkan kepada manusia untuk bertawaf di Kaabah.

* Tempat yang Allah mewajibkan bagi orang-orang yang mampu untuk mengunjunginya.

* Tempat yang tidak ada sejengkal bumi pun yang Allah wajibkan hamba-hamba-Nya untuk menghadap dan melambaikan tangan, kecuali kepada Kaabah, Hajarul Aswad, Rukun Yamani yang adanya di kota Makkah.

* Tempat yang tidak ada di muka bumi ini suatu masjid pun, yang memiliki keistimewaan bagi siapa saja yang solat di dalamnya maka pahalanya akan dilipatgandakan 100,000 kali.

* Tempat yang dilarang oleh Allah untuk menghadap atau membelakanginya pada waktu buang hajat.

* Tempat yang Allah memberikan balasan bagi siapa saja yang berniat jahat, walaupun belum melakukannya. Dan barang siapa yang melakukan kejahatan, balasannya akan dilipatgandakan. Ia kerana melakukan kejahatan di tanah suci, lebih besar dosanya dibandingkan di tempat-tempat lain.

* Tempat-tempat yang mustajab bagi orang-orang yang berdoa di sana, misalnya di Hajar Aswad, di Rukun Yamani, di makam Ibrahim, di Hijir Ismail, di telaga Zamzam, di Arafah saat berwukuf dan lain-lain.

* Tempat di mana Allah pernah bersumpah atas nama negeri Mekah seperti dituturkan-Nya dalam surah At-Tiin, kalau tidak kerana istimewanya Mekah, Allah tentu tidak perlu mengangkat sumpah atas nama negeri yang sarat dengan sejarah itu;

* Tempat yang sentiasa dijaga para malaikat.

* Tempat adanya telaga zam-zam yang luar biasa.

MADINAH

SATU-SATUNYA tanah yang Rasulullah SAW sahkan boleh digunakan untuk mengubat penyakit dengan izin Allah SWT ialah tanah di kawasan tanah haram Madinah.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah SAW bersabda;

‘‘Dengan nama Allah, debu tanah kita (yang dicampur) dengan air liur setengah daripada kita menyembuhkan dari penyakit kita dengan izin Allah.”

Dalam soal keistimewaan meninggal dunia di Madinah, Rasulullah SAW bersabda:

‘‘Sesiapa berkemampuan untuk meninggal dunia di Madinah hendaklah dia meninggal dunia di sana, kerana aku akan memberi syafa’at bagi pihak setiap orang yang meninggal dunia di situ.” (Riwayat Al-Tirmizi)

Madinah merupakan salah satu dari dua kota suci Islam yang dikawal para malaikat sepanjang masa. Kawalan yang dibuat itu ialah bagi menghindari penyakit taun dan serangan Dajjal. Seperti yang kita tahu bahawa di akhir zaman kelak, Dajjal akan muncul di setiap kota dan desa. Namun begitu Madinah dan Mekah tidak dapat dimasuki Dajjal kerana ia dikawal oleh para makaikat yang diutus Allah SWT. bagi tujuan tersebut.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari menyebut Rasulullah SAW bersabda bahawa Dajjal akan muncul di setiap kota melainkan Madinah dan Makkah. Dia tidak dapat masuk kerana malaikat akan melindungi kedua-dua kota itu.

Tentang kawalan taun pula, sebuah hadis daripada Al-Bukhari meriwayatkan bahawa ‘Abdullah bin ‘Umar r.a. menceritakan bahawa Rasulullah SAW bermimpi mengenai Madinah. Baginda kemudiannya bersabda yang bermaksud:

‘Aku melihat seorang perempuan kulit hitam dengan rambut kusut masai keluar dari Madinah dan dia singgah di Mahyaah. Aku mentafsirkannya sebagai taun Madinah yang telah dipindahkan ke Mahyaah iaitu Juhfa’.

Artikel Penuh: http://ww1.utusan.com.my/utusan/Rencana/20130714/re_06/Keistimewaan-kota-Mekah-dan-Madinah#ixzz5BCPNFkWQ
© Utusan Melayu (M) Bhd

http://ww1.utusan.com.my/utusan/Rencana/20130714/re_06/Keistimewaan-kota-Mekah-dan-Madinah